No (sham)poo Again.

Sekitar dua atau tiga tahun yang lalu, gue dan temen gue Okke pernah bikin proyek yang namanya 6 Weeks Without Shampoo. 6 minggu tanpa keramas pakai shampo. Nah hari ini gue pengen mulai lagi ah.

Jorok ih!

Hah? Kan gak pakai sampo aja keramasnya, bukan berarti rambut gak dicuci juga kali.

Trus pake apa nyucinya?

Err… air? Well, gak cuma air sih. Selama 6 minggu itu kami bereksperimen berbagai bahan untuk tambahan ngebersihin rambut. Ada baking soda, lemon, cuka, teh basi, dll. Yang akhirnya cocok di gue adalah baking soda dan teh basi.

Caranya?

Baking soda digunakan untuk ngebersihin rambut tahap pertama. Cara yang gue pakai waktu itu adalah: baking soda diaduk di sedikit air hangat, dipakai di akar rambut. Ingat ya, bagian akar dan kulit kepala aja. Dipijat sampai berasa licin berminyak, lalu bilas sampai benar-benar bersih.

Kali ini gue lagi gak cukup rajin untuk masak air, jadi yang gue lakukan adalah: bawa sebotol baking soda ke kamar mandi, basahin tangan, tuang sedikit baking soda ke tangan, aduk sampai membentuk pasta baru diaplikasikan ke rambut yang masih kering.

Efeknya?

Hari ini hari ke tiga gue gak keramas, jadi kepala lagi gatel-gatelnya. Setelah gue pakai baking soda tadi, gatel di kepala hilang. TAPI, rambut jadi kering banget banget. Kaku.

Lah trus?

Dari hasil no-poo pertama kali itu, gue mendapati bahwa gue lebih cocok pakai teh basi untuk ngelembabin rambut kebanding vinegar atau lemon. Jadi gue pakai air teh hasil direndam semalaman buat batang rambut. Pastikan bener-bener basah kuyup dengan air teh rambut lo. Diemin sebentar, sambil sabunan atau gosok gigi lah, kemudian bilas sampai benar-benar bersih. Di gue hasilnya rambut jadi gak kering tapi juga gak berminyak. Normal aja.

Gak bau teh?

Pertama pemakaian dulu itu, iya rambut gue bau teh. Kedua kalinya udah berkurang, kemungkinan bau tadi karena gue kurang bersih ngebilasnya.

Gak ketombean gitu gak pake sampo?

Fase ini adalah fase yang biasanya bikin pelaku no-poo berguguran. Karena IYA, kemungkinan besar lo akan mengalami fase ketombean. Di gue dulu terjadi sampai sekitar seminggu. Tiap orang beda-beda. Ada yang hanya hitungan hari, ada yang hitungan minggu, ada yang nggak.

Ngapain sih ribet-ribet aneh-aneh no-poo segala?

Gue sendiri pengen detoks rambut aja. Ngebersihin rambut dari berbagai hal yang pernah nempel di sana. Sampo, kondisioner, pelurus rambut, hairspray, dll.

Apa yang didapet dari no-poo no-poo-an ini?

Dulu rambut gue setelah 6 minggu jadi lebih lebat, gak kering, dan cepet panjang. Buat gue itu cukup sih. Oh sama irit deh. Gue biasa ngabisin sampo botol besar seharga Rp 40ribuan selama sebulan, karena gue keramas tiap hari. 6 minggu tanpa sampo itu gue cuma ngabisin Rp 7rb buat baking soda. Ya sama teh celup lah Rp 6rb.

Jadi sekarang keramasnya pakai baking soda tiap hari?

Nggak. Mestinya 2-3 hari sekali aja cukup. Sisanya rambut lo cukup dibilas pakai air dan keringin dengan handuk atau diangin-angin aja.

Ih kan lengket?

Masa-masa rambut gue berasa lengket karena cuma keramas pakai air biasanya gue atasi dengan bedak tabur atau tepung cocoa yang gue cipratin dikit di rambut. Sekedar untuk menyerap minyak. Lalu nyisir seperti biasa.

Trus ngapain sekarang mulai lagi?

Pengen aja.

Buat yang mau tau lebih lanjut soal no-poo ini, coba googling dengan kata kunci no poo atau no shampoo. Banyak referensinya kok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *