H(alalnya) Minus 2 (hari lagi)

Sesungguhnya postingan ini gak akan membantu sama sekali buat mereka yang penasaran cara ngurus sendiri nikahannya. Ya soalnya surat menyurat gue dibantu urus sama Om gue. Surat menyuratnya Rifky dibantu diurusin Pak RT dan Pak Penghulu.

Yang ajaib adalah semua surat kelar dalam waktu seminggu saja. Itu pun sebagian besar karena nunggu surat pindah nikah gue dari Ciputat ke Bogor. Ajaib lah buat gue, wong googling sana sini katanya bisa makan waktu lebih dari itu.

Sebenernya niatan nikahan itu bulan Desember 2013, all in sekalian resepsi. Kemudian dapat info tambahan dari sesepuh bahwa Desember itu bulan Safar. Sebaiknya tidak mengadakan acara sakral dan semacamnya di bulan Muharram dan Safar. Dan tanggal terdekat dan yang paling memungkinkan di luar kedua bulan itu adalah 3 November. Yang mana itu baru gue ketahui dua minggu sebelum hari H.

*stres*

Setelah panik semalaman, akhirnya mulai bikin list apa aja yang mesti dikerjain. Ngurus surat. Ngurus akad. Ngurus tamu akad. Dan yang paling memakan waktu ya memang ngurus surat menyurat. Gue gak bisa ngasih kepastian ke penyewaan baju dan make up dan tempat kalau surat menyurat belum kelar.

Dua minggu belakangan ini yang paling santai dan sabar ya siapa lagi kalau bukan calon suami. Entah berapa kali gue ajak berantem gara-gara beda persepsi prioritas. Dia santai, gue harus plek ketiplek sesuia rencana dan jadwal. Maklum, control freak. Dia, bukan gue.

APALO?

Minta contoh pengumuman nikahan udah dari beberapa bulan yang lalu ke Imam dan Maradilla, temen-temen di Twitter. Kemudian kami serahin ke salah satu teman baik yang memang juara kemampuan disainnya dan cepet kerjanya, Jui.

Trus apaan yang diurus sendiri? Rifky bolak balik ke kantor pemerintahan buat janjian sama Penghulu dan lain-lain. Muter-muter Bogor nyari mesjid. Nyaris berantem sama salah satu dedengkot KUA di Bogor karena dimintai uang jasa lebih dari dua juta rupiah dengan alasan orang itu kudu ngatur jadwal karena ada beberapa puluh pasang pengantin yang harus dinikahkan weekend ini.

YATRUSAPAURUSANGUE!

Eh kemudian dapat penghulu yang ternyata adalah tetangga rumah dengan biaya gak sampai seperempat yang diminta sama Kepala KUA ………ganteng tadi (no cursing, Nit. No cursing)

Makeup pakai jasa salah satu vendor temen kami yang kerja di studio fotografi. Temen kami sendiri bakal jadi fotografer acaranya. Penyewaan kebaya dan beskap dari uwak salah satu teman yang lain.

Udah bisa santai?

Habelum!

Gue masih harus bikin report, scheduling, bikin materi ngajar, kontrak kerja, review, dll. Yang ndilalah kok ya deadlinenya pas hari H dan H+1 :)) Calon suami masih harus ngurusin komunitasnya.

Trus inti postingan ini apaan?

Ya buat minta doa restu dari teman-teman yang baca. Mohon maaf karena segala keterbatasan, acara ini hanya akan dihadiri oleh keluarga dan mereka yang sudah gue dan Rifky anggap sebagai keluarga. Semoga hal tersebut tidak menghentikan teman-teman untuk mendoakan segala yang terbaik buat kami. Aamiin šŸ™‚

 

pengumuman akad nikah buatan @juipurwoto
pengumuman akad nikah buatan @juipurwoto

10 thoughts on “H(alalnya) Minus 2 (hari lagi)

  1. Kebetulan kalopun diundang saya jg gak bisa hadir karena cukup jauh, :mrgreen: jadi… doa restu sebanyak-banyaknya untukmu & calon suami deh. Semoga lancar & cuaca cerah. šŸ™‚
    Selamat ya, tenit… šŸ˜‰

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *