Menjadi Langsing Dengan Bahagia Bersama GoLangsing

Pada bulan Mei 2015, berat badan saya mencapai 90 kilogram. 40 kilogram lebih banyak dari jaman saya usia 20an (sekarang 38), 30 kilogram lebih banyak dari berat ideal saya.

Saat itu yang saya rasakan adalah susah bergerak, susah cari baju, tidak percaya diri, selalu merasa jelek sehingga saya sering sekali menopak ajakan ketemuan. Saya minder melihat teman-teman saya yang langsing semampai dan bisa berdandan keren sementara saya cari baju yang muat aja susahnya luar biasa.

Sudah berbagai macam diet saya jalani selama bertahun-tahun. You name it. Tusuk jarum, diet Mayo, diet OCD, sampai pernah saya memuntahkan kembali makanan saya setiap habis makan. Berat badan turun dengan cepat, tapi meroket lagi setelah semua itu usai.

Pada bulan Desember 2015 saya diperkenalkan dengan GoLangsing, sebuah program memperbaiki pola pikir dan pola makan yang menghasilkan badan yang langsing sehat tanpa melakukan diet penurunan berat badan yang menyiksa. Tetap kenyang, sehat, dan melangsing. Too good to be true? Demikianlah yang ada di pikiran saya saat itu. Apalagi menjelang usia 40 tahun saya mempercayai bahwa metabolisme tubuh semakin menurun, melangsing sudah menjadi impian saja.

Di kelas GoLangsing saya bertemu Mbak Nunny Hersiana yang mengajarkan cara yang tampak mudah untuk melangsing.

1. Be happy.

Berbahagialah. Syukurilah apa yang kita miliki saat ini. Sesungguhnya memang itu lah hak kita.

2. Move more.

Ayo banyak bergerak. Capailah setidaknya 3500 langkah dalam sehari. Lebih baik lagi kalau bisa di atas 10.000 langkah. Setiap langkah menguatkan jantung kita loh.

3. Eat less and eat mindfully. Makanlah dengan penuh syukur, nikmati setiap suapan dan setiap rasa. Dengarkan sinyal dari lambung, sudah cukupkah makanan yang masuk, atau justru berlebih?

Sebelum mengikuti kelas GoLangsing ini, saya sangat sangat sangat jarang (malah bisa dibilang anti) berolahraga. Buat saya olahraga itu melelahkan dan saya seringkali cepat putus asa karena merasa olahraga toda mengubah tubuh saya.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Mbak Nunny dan memahami pentingnya berolahraga, saya bahkan bisa dengan bangga mengatakan saya telah menamatkan dua lomba lari 5K dan 2 lomba lari 10K. Walaupun tidak menaiki podium sebagai pelari tercepat, buat saya dengan bisa menamatkan lomba saja sudah merupakan prestasi mengingat betapa pemalasnya saya dulu.

Bila ada yang berminat mengetahui info lebih lanjut soal GoLangsing, bisa buka situs mereka di GoLangsing.com. Atau kontak saya untuk sekadar berbagi pengalaman.

Oh ya, sejak Desember 2015 sampai sekarang, saya berhasil menghalau ukuran jeans 36 menjadi 32. Kaos unisex XXL menjadi M. Saya bisa beli baju dengan lebih leluasa karena sudah banyak baju di toko yang bisa masuk ke tubuh saya. Senang sekali!

2016-05-16_05-19-52

Perjalanan saya masih panjang menuju badan langsing ideal, tapi saya percaya saya bisa. Karena saya melakukannya dengan cara menyenangkan tanpa menyiksa diri.

*foto diambil dari akun Instagram saya di @nitasellya*

7 thoughts on “Menjadi Langsing Dengan Bahagia Bersama GoLangsing

  1. Hallo teh…Salam kenal ^^ teh aku mu tanya klo pola makan nya gmna ya..?? Yg d rebus rebus kah..??? Thanx’s before… ^^

    1. Halo Destri, maaf ya aku baru balas. Pola makannya gak pakai rebus-rebus kok. Seperti yang biasa dimakan aja. Hanya cara makannya disesuaikan sama ajaran orang tua: makan perlahan, letakkan sendok garpu saat mengunyah, makan di tempat seharusnya (meja makan, bukan sambil nonton tv), dan fokus di makanan (gak sambil nonton, gak sambil baca, gak banyak ngobrol). Itu aja 🙂

  2. salam kenal mbak Nita, wah perubahannya banyak sekali ya, saya juga pernah gendut mbak dan mencoba berbagai cara diet namun berhasil sebentar lalu naik lagi hehehe lalu saya mengubah pola pikir dan pola makan (saya ikut Food Combining utk pola makan) nah yang paling signifikan itu kebiasaan saya yang dulu gak pernah olahraga jadi senang olahraga dan bergerak. Akhirnya setelah hampir setahun BB saya turun 10 kilo itupun karena masih sering jajan gak sehat :D. Saya bersyukur banget sekarang jadi senang olahraga itu yang penting sih, lebih happy dan bersyukur. Pencapaian kecil mungkin bagi orang lain tapi bagi saya itu sudah luar biasa.

    1. Yang penting kita mau berubah jadi lebih baik dan menjalani prosesnya. Besar kecilnya pencapaian hanya masalah suduy pandang kok. Tetap semangat ya!

  3. Pingback: Pelarian – nitasellya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *